Wednesday, December 24, 2008

No Title...

Angin...
dengarlah lara hati ini
yang menyanyi lagu rindu
gurindamnya mendayu-dayu
menusuk tajam dalam benakku.

Mentari....
pancarkan sinaran matamu
untuk hati kelamku
yang lapar dan dahaga
agar bebas dari derita.

Bumi...
sambut langkahku
yang lemah longlai jua
semangatku menyembah dadamu
kerna runtuhnya jiwa..

*aku dah lupa liriknya...sebab lirik ni ditulis tahun 2005 di Tanjung Piai, Johor.

2 comments:

25tahunPada2010 said...

angin...
dengarlah lara hati ini
yang menyanyi lagu rindu
gurindamnya mendayu-dayu
menusuk tajam dalam benakku
mentari...
pancarkan sinaran matamu
pada hati kelamku
yang laparkan cahaya
agar terang dari gelita
bumi...
sambutlah salamku
yang lemah longlai juga
semangatku menyembah dadamu
kerna runtuhnya jiwa..

macam ini liriknya yang selalu saya dendangkan seorang diri...

NoR NaJwA said...

terima kasih sebab liriknya masih setia dalam hati awak....hehehe